Sukoharjo — Suasana berbeda terasa di lingkungan SMK Negeri 5 Sukoharjo saat komunitas belajar guru menggelar kegiatan bertema “AI untuk Pembelajaran Kreatif.” Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi bapak dan ibu guru untuk mengenal, memahami, sekaligus mempraktikkan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para guru tidak hanya mendapatkan pemaparan materi tentang konsep dasar Artificial Intelligence (AI), tetapi juga diajak langsung mengeksplorasi berbagai platform yang dapat mendukung pembuatan media ajar yang lebih inovatif dan menarik.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah praktik pembuatan media pembelajaran berbasis video menggunakan platform HeyGen. Melalui platform tersebut, guru belajar membuat video pembelajaran dengan avatar digital, narasi otomatis, serta tampilan visual yang profesional. Hasilnya, dalam waktu relatif singkat, para peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran yang komunikatif dan relevan dengan mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bahwa transformasi digital di dunia pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan memanfaatkan AI secara bijak, guru dapat menghemat waktu persiapan, meningkatkan kreativitas, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih personal bagi murid. Melalui komunitas belajar ini, SMK Negeri 5 Sukoharjo menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi pendidik agar selaras dengan perkembangan teknologi. Harapannya, inovasi yang lahir dari kegiatan ini dapat berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di kelas serta mempersiapkan murid menghadapi tantangan era digital.